Terima Kasih Kepada : RIFA HENDRA LESMANA,100000.00,29/01/2016 |           RISDIANA WARDA NINGRUM,25000.00,29/01/2016 |           TITIN PUJIANTI,33000.00,29/01/2016 |           ZELLY RINALDI,15000.00,29/01/2016 |           DENNY ROMPAS,50000.00,29/01/2016 |           RESMA ANDAYANI,50000.00,29/01/2016 |           KUKUH IMANTORO,45000.00,29/01/2016 |           RYAN ARYA PUTERA SETIAWAN,35000.00,29/01/2016 |           
Pundi Amal SCTV berpartisipasi dalam Kegiatan Lomba Teknologi Tepat Guna Sanitasi Total Berbasis masyarakat.


Pada hari Selasa tanggal 10 September 2013, Pundi Amal SCTV berkesempatan untuk ambil bagian dalam sebuah kegerakan besar yaitu Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang digusung oleh HIGH FIVE bersama PLAN Indonesia, IUWASH, Word Vision Indonesia, bekerja sama dengan Kelompok Kerja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (Pokja AMPL) Nasional, Jejaring AMPL Nasional.

Kegiatan yang diadakan di Studio SCTV lt.8, SCTV Tower ini dihadiri oleh kurang lebih 150 mahasiswa dari beberapa kampus di Jakarta seperti Universitas Indonesia, Universitas Atmajaya, Universitas Trisakti, Universitas Bina Nusantara, Universitas SAHID, Universitas Bakrie, Universitas Negeri Jakarta, dan sejumlah perguruan tinggi lainnya, hal ini bertujuan untuk memperkenalkan strategi dari STBM, khususnya di wilayah perkotaan.


atas : suasana kegiatan Roadshow Lomba TTG STBM

STBM merupakan sebuah program pemerintah yang dibentuk dengan maksud untuk memperbaiki kondisi sanitasi dan higien masyarakat Indonesia. Program yang digagas Kementerian Kesehatan ini fokus pada perubahan perilaku sanitasi dan higien. Hal ini merupakan solusi permasalahan yang timbul akibat sanitasi buruk, seperti penyakit diare yang hingga kini tercatat sebagai salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia.

Ketua Umum Pundi Amal SCTV, Risanggono menjelaskan keikutsertaan Pundi Amal SCTV merupakan wujud nyata partisipasi masyarakat memperbaiki lingkungan. “Dana Pundi Amal SCTV berasal dari pemirsa, maka atas nama pemirsa kami ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini sebagai salah satu cara menciptakan lingkungan yang lebih baik,” paparnya. Harapannya, dari lomba TTG STBM ini muncul sebuah kreasi teknologi tepat guna yang dapat diaplikasikan secara praktis di masyarakat perkotaan.


atas : salah seorang mahasiswi bertanya kepada pembicara

Mahasiswa terlihat cukup antusisas terhadap acara ini, terbukti dari banyaknya pertanyaan-pertanyaan seputar TTG yang dilontarkan oleh mereka. Kegiatan kali ini memang diadakan dengan tema talkshow dimana peserta diperbolehkan untuk mengajukan pertanyaan kepada para pembicara, terlebih karena dipandu oleh Farhan, seorang penyiar senior yang sekarang sedang menjadi penyiar aktif di salah satu radio swasta di Jakarta, kegiatan tanya jawab pun terasa santai namun tetap pada konteksnya.


atas : Para Pembicara berfoto bersama

Para pembicara yang datang juga merupakan para pakar dan aktivis di STBM, mereka adalah Zainal Nampira, Direktur Balai Besar Teknik Kesehatan lingkungan Kemenkes Regional Surabaya; Nugroho Tri utomo, Direktur Perumahan dan Pemukiman Bappenas, dimana beliau berkapasitas sebagai Ketua Pokja AMPL; Asep Mulyana, Advokasi dan Public Private Partnership specialist High Five; Haryanto Salim, Konsultan Bisnis Inovation Center yang bergerak dibawah pengelolaan Kementrian industri dan Teknologi dan Andre Junaldi, promotion dan Outreach Manager dari Yayasan Inovasi dan Teknologi Indonesia.

Kegiatan Lomba TTG STBM di Perkotaan yang diinisiasi High Five ini didukung BAPPENAS, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pekerjaan Umum, Sekretariat STBM dan juga anggota Pokja AMPL dan Jejaring AMPL Nasional lainnya seperti, Plan Indonesia, IUWASH dan Wahana Visi Indonesia. Mitra-mitra yang menjadi bagian dari kegiatan ini adalah Pundi Amal SCTV, Yayasan INOTEK, Green Radio 89,2 FM, KBRH 68, serta Business Inovation Centre (BIC), dan juga asosiasi profesi seperti, HAKLI (Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia) dan IATPI (Ikatan Ahli Teknik Penyehatan Indonesia).


atas : Penjelasan dari NugrohoTri Utomo dan
Zainal Nampira

Melalui Kegiatan Lomba seperti ini diharapkan masyarakat Indonesia mampu berinovasi menciptakan sebuah teknologi yang ramah lingkungan dan tentu saja murah untuk diproduksi guna meningkatkan pola hidup dari segi sanitasi, hal ini disampaikan oleh Nugroho Tri Utomo “Pemenang dari Lomba ini tidak hanya akan mendapatkan hadiah namun teknologinya juga akan dipatenkan dan diberikan label SNI agar mempunyai standart yang layak untuk diproduksi” katanya.

GALERI FOTO PARTISIPASI PUNDI AMAL DI ROADSHOW LOMBA TEKNOLOGI TEPAT GUNA

share