Ketua Pundi Amal SCTV, Berbincang Dengan Peternak Sapi, Sarono Makmur, Cangkringan Usai Lakukan Peninjauan

Untuk mengetahui perkembangan pembangunan 500 Kandang Sapi yang dibiayai Pundi Amal SCTV dan Bank Mandiri, belum lama ini, Ketua Pundi Amal SCTV, M. Risanggono mengunjungi Desa Gading, Kec. Cangkringan. Dalam kunjungan itu, ikut hadir penyanyi Katon Bagaskara menghibur sejumlah peternak di desa tersebut juga ikut melihat beberapa kandang sapi yang sudah selesai dibangun. Untuk tahap pertama pembangunan kandang telah direalisasikan sekitar 150 kandang sapi.

Dalam kesempatan itu, Ketua Pundi Amal SCTV, M. Risanggono mengimbau kepada pengurus Koperasi Sarono Makmur dan seluruh peternak sapi agar mendahulukan pembangunan kandang sapi di wilayah yang aman. “Agar kandang yang sudah dibangun tidak mubazir, karena kita tidak dapat menduga kapan akan terjadi musibah seperti erupsi Merapi dulu,” katanya di Desa Gading. Saat ini sudah terdapat sekitar 150 kandang sapi yang telah dibangun.

Ketua Umum Pundi Amal SCTV, Risanggono bersama Katon Bagaskara dan Ketua Koperasi Peternak Sarono Makmur, Daud Suroto meninjau kandang terdekat dari lokasi acara. Di kandang yang dibangun di atas tanah sekitar 30 meter persegi itu, mampu menampung sekitar 12 ekor sapi milik bersama para peternak. Kandang tersebut dibangun dengan dilengkapi bak minum yang terpisah dari bak makan dan concentrate. Beratapkan asbes dan bertiang beton, kandang sapi yang dibangun dari dana amal nasbah Bank Mandiri dan Pundi Amal SCTV ini jauh lebih kokoh daripada kandang buatan warga.

Di dalam acara tersebut, selain menyanyikan tiga buah lagu: Merapi, Negeri di Awan dan Yogyakarta, Katon yang hadir atas undangan Pundi Amal SCTV dan Bank Mandiri juga mendukung imbauan Ketua Umum Pundi Amal SCTV. “Pilihlah wilayah yang aman, kasihan sapinya buu..” katanya bernada gurau. Selain penyanyi Katon Bagaskara, acara juga diisi oleh pemain organ tunggal dari Yogyakarta.

Diharapkan jika pembangunan 500 kandang sapi ini selesai, para peternak sapi dapat lebih meningkatkan kehidupan mereka setelah erupsi merapi. Kendati demikian masih ada hal yang harus dibenahi oleh warga khususnya para peternak sapi yaitu: imbauan pemerintah untuk menjauhi daerah rawan bencana yang sudah dinyatakan sebagai daerah terlarang untuk aktifitas manusia. Inilah juga yang menjadi pekerjaan rumah pengurus Koperasi Peternak Sarana Makmur agar kapasitas produksi susu sapi perah mereka dapat terus meningkat. (har)

VIDEO


GALERY FOTO